This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Selasa, 22 Maret 2016
my essay
TERSANGKA
KOLEKSI ILMU
Tempat
itu dekat dengan kita. Di situ terdapat banyak ilmu yang kita gali. Tampat
tersebut terdapat berbagai jenis buku bacaan yang memberikan pengetahuan dan
informasi, sayangnya hanya segelintir orang yang datang di situ. Tapi sebelumnya
mari kita ingat lagi dengan PERPUSTAKAAN. Siapa di antara kalian yang pernah mengunjungi
perpustakaan? Nah, di situlah wadah untuk mencari pengetahuan tidaklah sulit.
Sumber
pengetahuan dapat kita peroleh tanpa harus mengeluarkan biaya yang cukup besar,
transportasi yang mahal dan tempat yang bergengsi serta fasilitas yang mewah,
namun tidak demikian, untuk memenuhi pengetahuan yang belum tergali dalam diri
kita sendiri maupun orang lain dapat kita laksanakan dengan cara yang mudah.
Cobalah sesekali membaca buku di perpustakaan, perlahan-lahan kita fahami
manfaat dari sebuah perpustakaan, ternyata tempat yang bisu itu secara tidak
langsung dapat mengutarakan berbagai hal pada kita. Tempat yang isinya buku
berpaket paket, disusun di atas rak dengan jumlah yang cukup itu memuat
berbagai sumber ilmu pengetahuan dan informasi yang perlu kita peroleh.
Perpustakaan
menyediakan informasi, ide, pengetahuan, komujikasi dan sumber-sumber ilmu yang
dapat kita terapkan dan kita pelajari dalam memenuhi dan menfasilitasi
masyarakat sekitar terutama siswa-siswi sekolah. Karena memang perpustakaan
bertujuan untuk membantu siswa-siswi dalam belajar, memperluas ilmu
pembelajaran, memenuhi kebutuhan dan kegemaran membaca siswa-siswi dengan
berbagai jenin koleksi seperti referensi, fiksi dan non fiksi serta terbitan
berkala, dapat pula digunakan sebagai tempat dan media pembelajaran yang
nyaman.
Banyak
orang-orang sukses di luar sana yang berawal dari ilmu teori sekolah, mereka
menerapkan pembelajaran secara teori, kemudian mereka belajar dengan menambah
pengetahuan yang diajarkan di sekolah tersebut dengan banyak cara misalnya
mereka menambah tambahan belajar dengan les privat atau mengikuti bimbingan
belajar, membeli fasilitas untuk belajar misalnya kamus elektronik atau
buku-buku paket yang cukup lengkap untuk belajar mereka. Bahkan bagi mereka
yang memiliki biaya cukup dengan cara membayar siapapun orang yang dapat
mengajarinya. Ada pula mereka yang menggunakan Wi-Fi di rumahnya untuk
memudahkan akses internet.
Orangorang
yang sukses belajar tidak harus memerlukan biaya besar. Dengan cara sederahana
kita dapat menggunakan kesempatan itu. Ada juga mereka yang sukses belajar di luar
sana tanpa mengikuti tambahan belajar, tanpa menggunakan Wi-Fi dirumahnya, dan
tidak mengelurakan biaya besar untuk fasilitas yang mewah, tapi dengan belajar
sendiri seperti membaca dan memahami konsep materi dengan buku-buku yang ada di
perpustakaan, membaca buku-buku bacaan lain dengan memahami materi sendiri
kemudian kita dapat menanyakan kepada siapapun apabila ada materi yang belum
paham seperti bertanya pada guru, teman, mencari di internet, mencari buku lain
atau dapat dengan cara otodidak. Sebenarnya tergantung kebutuhan kita untuk
belajar karena beragam cara untuk meraih kesuksesan tersebut. Tinggal bagaimana
kondisi kita, dan cara memilih belajar kita yang sederhana tetapi efektif.
Memang
biaya untuk mengikuti bimbingan belajar cukup besar, tak hanya itu, buku-buku
paket yang harganya lumayan mahal juga dibutuhkan untuk sarana pembelajaran
seusia SMP atau SMA. Apalagi bagi mereka yang saat ini pada masa pembelajaran
SMA, masa yang lebih menantang dalam penentuan masa depan. Namun semua itu dapat terfasilitasi dengan
cara yang sederhana yaitu dengan membaca buku di perpustakaan. Tidak ada
salahnya apabila kita mulai belajar degan cara yang sederhana ini, tolehlah
perpustakaan yang tersedia sumber ilmu untuk kita. Sehingga tidak menjadi
masalah demi cita-cita yang kita pupuk sedikit demi sedikit sebagai tujuan kita
meraih cita-cita seorang pelajar.
Perlu
kamu ketahui di perpustakaan banyak sekali buku-buku yang mencakup materi
pembelajaran kita seperti buku fisika, sejarah, biologi, matematika dan masil
banyak lagi. Dengan materi yang ada di buku perpustakaan, kita dapat
mengerjakan PR dari materi yang kita perlukan untuk menyelesaikan garapan dari
bapak/ibu guru. Hal ini sangat membantu dan memudahkan kita dalam menyelesaikan
tugas. Kita dapat meminjam atau mengunjungi perpustakaan untuk menyelesaikan
tugas-tugas sekolah.
Sebenarnya
buku-buku yang ada di perpustakaan tidak hanya buku mata pelajaran, namun ada
pula buku bacaan yang tersedia misalnya buku yang berisi tentang budaya daerah,
budaya nusantara, teknologi, ilmu pengetahuan bahkan berdasarkan pengamatan
salah satu perpustakaan di SMA tertentu, di sana terdapat juga referensi, novel,
cerita rakyat dan majalah ataupun tabloid, surat kabar yang ditempatkan di
rak-rak yang tertata rapi. Seluruh buku-buku tersebut banyak sekali informasi
yang perlu kita dapatkan, karena fungsi perpustakaan di antaranya merupakan
sumber informasi. Dengan demikian hal tersebut dapat membantu kita dalam memahami
berbagai jenis informasi dan pengetahuan.
Perpustakaan
dapat pula menjadi tempat atau sarana yang kita perlukan dalam menambah ilmu
pengetahuan dan pengembangan kualitas diri. Ilmu yang kita gali seperti halnya
dengan berbagai budaya baik budaya daerah maupun luar daerah. Kini perpustakaan
tidak hanya sebagai tempat transit siswa-siswi untuk membaca buku tapi juga
sebagai tempat diskusi, tempat sharing, tempat rapat bahkan terkadang
siswa-siswi juga dapat mengerjakan tugas di perpustakaan. Bahkan bagi pengunjung
perpustakaan juga bisa bertukar ilmu dengan mudah karena perpustakaan juga
merupakan sarana mendapatkan informasi dan pengetahuan. Sangan bermanfaat
sekali bila kita dapat berbagi informasi dengan teman. Semua itu dilakukan di
perpustakaan karena beberapa sebab salah satunya adalah perpustakaan merupakan
tempat yang nyaman dan tenang.
Umumnya
perpustakaan jaman sekarang sudah mulai terawat karena biasanya di berbagai
sekolah menengah atas sudah menyediakan cleaning
service, disediakan keranjang sampah atau tempat sampah sehingga lantainya
bersih, pembersihan buku dan rak secara rutin, kaca-kaca jendela yang ada di
perpustakaan juga telah dibersihkan secara rutin sehingga kacanya bening.
Bahkan hiasan-hiasan seperti kerajinan tangan dari karya siswa-siswinya sendiri
telah menghiasi ruang tersebut, hiasan yang dipajang di setiap sudut ruang
perpustakaan sehingga terkesan indah dan nyaman dipandang, misalnya
poster-poster tentang ilmiah, kesehatan, dan pengetahuan lainnya. Kondisi
tersebut efektif untuk kegiatan menggali pengetahuan dan informasi dari
buku-buku yang memenuhi perpustakaan serta suasana yang tenang dan nyaman
sangat mendukung saat kita berkunjung di perpustakaan.
Fasilitas-fasilitas
perpustakaan pada zaman sekarang tentu saja sudah menjadi acuan dan kelengkapan
kualitas perpustakaan. Fasilitas tersebut seperti AC, komputer, jaringan Wi-Fi,
meja, kursi, kartu peminjaman perpustakaan, rak-rak buku, buku BSE, buku
kurikulum lama/baru, buku bacaan dan masih banyak lagi. Sehingga di perpustakaan
kita bisa memanfaatkan fasilitas-fasilitas tersebut untuk menambah wawasan dan
informasi kita. Dengan wawasan yang luas dan informasi yang banyak kita sebagai
manusia tidak perlu gundah dan minder, karena apa yang kita lakukan ada
dasarnya serta ada informasi yang menjadi arah untuk kita bertindak.
Tak
jarang perpustakaan itu krisis pengunjung. Yang umum saja misalnya untuk jaman
moderenisasi seperti sekarang ini adalah terkalahkannya oleh pengaruh
globalisasi. Pengaruh tersebut sangat mendunia efeknya apalagi bagi kaum
pelajar yang mudah terpengaruh oleh canggihnya teknologi. Nah, hal ini yang
sangat erat kaitannya dengan tindakan seorang pelajar dalam menyikapi mata
pelajaran atau materi yang diberikan oleh guru. Contoh mudahnya adalah ketika
mereka mencari informasi tentang materi pelajaran yang diajarkan, tidak sulit
untuk mendapatkan informasi tentang materi pelajaran, hanya dengan duduk
ditempat sambil memegang ponsel mereka mendapatkan materi yang dibutuhkan.
Kasus inilah salah satu diantaranya penyebab kebanyakan pelajar jarang
mengunjungi perpustakaan karena mereka telah menemukan cara yang lebih simpel
untuk mendapatkan materi dan informasi yang mereka perlukan.
Namun
demikian hal tersebut yang menyebabkan malasnya siswa-siswi untuk melangkahkan
kakinya menuju perpustakaan kecuali untuk kepentingan tertentu. Perlu kamu
ketahui bahwa apabila kita mengandalkan menyelesaikan PR maupun tugas sekolah hanya
dengan mencari di internet kemungkinan besar bahwa materi tersebut belum tentu
kamu baca lagi untuk dipelajari. Mencari tugas melalui internet biasanya
bersifat sementara, maksudnya apabila PR atau tugas itu selesai dikerjakan
yasudah kita tidak memperdulikan bacaan yang ada di web tersebut. Penyebab lain
adalah kesehatan. Yaitu apabila kita berlama-lama di depan layar dapat merusak
mata kita karena radiasi sinar yang terdapat di LCD. Yang paling dikhawatirkan
adalah karena internet itu bersifat global atau umum. Muncul gambar, iklan atau
tulisan yang tidak sepantasnya diunggah misalnya, gambar porno, tulisan kotor,
atau iklan yang menggiurkan hingga menuju ke hal yang negatif pada fikiran
kita.
Tidak
semua efek dari globalisasi itu buruk. Globalisasi juga memberikan kemajuan
bagi bangsa kita seperti berkembangnya teknologi di Indonesia. Sehingga
internetpun juga tidak dapat dikatakan buruk apabila kita mencari pengetahuan
atau informasi melalu internet. Namun kita sebagai seorang pelajar tidak hanya
mengandalkan kesimpelan dan kepraktisan saja tapi juga membandingkan dengan
teknik mempelajari materi dengan baik apa bila kita membaca buku di
perpustakaan. Yang lebih membantu untuk membantu kita mencari informasi.
Perpustakaan
menyediakan berbagai jenis buku yang telah diseleksi oleh sekolah sebagai
sarana maupun alat pembelajaran siswa-siswi. Tentu saja masalah isi dari buku
tersebut bersih dari sesuatu yang bersifat negatif untuk siswa-siswinya. Buku
yang berkualitas tersebut diberikan untuk dipelajari, sebagi sumber informas
siswa dan berbagai jenis ilmu yang termuat dalam buku tersebut. Buku-buku yang
terkemas dengan rapi dan tataan yang serta teridentitas bukunya. Sehingga tidak
dikhawatirkan lagi akan efek dari buku-buku di perpustakaan.
Adapun
masalah yang dihadapi perpustakaan tidak selalu mulus dan terselesaikan dengan
baik. Terkadang penyebab perpustakaan krisis pengunjung antaranya, tempat yang
kotor sehingga menyebabkan kondisi yang kurang sehat, ruangan yang sempit,
fasilitas kipas angin/AC belum ada, buku yang kurang bervariatif, tidak ada
pembaharuan buku, petugas perpustakaan yang belum menetap atau masih
terkesampingkan sehingga menyebabkan terbatasnya petugas yang mengurusi
perpustakaan, meja dan kursi belum tersedia. Kondisi seperti ini yang perlu
diperhatikan dengan perkembangan perpustakaan dan kualitas perpustakaan agar
tidak lagi krisis pengunjung.
Meningkatkan
kualitas perpustakaan demi menfasilitasi siswa-siswi untuk pembekalan
keterampilan, imajinasi dan pengetahuan. Maka dibutuhkannya kerjasama antar
sekolah dengan petugas perpustakaan. Berdasarkan dasar pokok perpustakaan yang
merupakan sarana dan fasilitas pembelajaran sekolah. Tentu saja pihak sekolah
harus memperhatikan tentang kebutuhan perpustakaan. Agar terdaftar rinci
kebutuhan yang harus dipenuhi maka dibuatkan inventaris untuk mempermudah
pendataan barang dna pemenuhan barang. Sehingga perpustakaan terfasilitasi dan
banyak pengunjung yang datang karena penasaran dengan isi perpustakaan.
Banyak
sekolah-sekolah yang kurang memanfaakan akan pentingnya terhadap perpustakaan
bahkan mereka sama sekali belum menoleh kearah perpustakaan. Oleh karena itu
tentu saja diperlukan adanya perhatian dan jalinan antara petugas perpustakaan
yang menetap dengan pihak sekolah, dan hanya terfokus untuk mengurusi
perpustakaan saja. Untuk itu sebaiknya menjalin hubungan yang baik berdasarkan
prinsip dan tujuan perpustakaan yang akan dicapai. Misalnya sekolah sebaiknya
menyediakan buku yang bervariatif, rapi dan tertata secara matematis sehingga
pengunjung perpustakaan tidak bosan-bosan membaca buku di perpustakaan,
mengutamakan kebersihan perpustakaan serta memfasilitasi keperluan yang ada di
perpustakaan. Namun untuk jaman yang modern seperti saat ini tentu saja pihak
sekolah sudah turun tangan terhadap fasilitas perpustakaan, bahkan dana BOS
juga menjadi andalan mereka untuk memenuhi variasi buku yang dibutuhkan
siswa-siswinya.
Pola
pengembangan perpustakaan juga dibutuhkan kerjasama dengan baik terhadap
siswa-siswi, misalnya menjaga kebersihan perpustakaan yaitu dengan tidak membuang
sampah di perpustakaan, menjaga dan merawat buku-buku yang dipinjam di
perpustakaan ataupun yang dibaca di perpustakaan untuk tidak merobek,
mencoret-coret atau bahkan menghilangkan buku yang dipinjam. Tidak hanya itu,
sebagai siswa-siswi yang baik tentunya lebih jauh berfikir kedepan. Maksudnya
adalah, kita menjaga dan merawat buku-buku di perpustakaan tidak hanya semata-mata
sekedar mentaati peraturan perpustakaan atau untuk menghindari sanksi-sanksi
yang akan dikenakan perpustakaan apabila kita tidak mentaati beberapa aturan
yang dicanangka oleh pihak perpustakaan tersebut.
Tidak
semua pelajar itu baik dan bertanggung jawab. Sehingga perlu adanya penerapan
dan penegasan tentang aturan yang telah disahkan oleh perpustakaan. Pelajar
yang baik dan bertanggung jawab atas tindakannya pasti lebih berfikir kedepan
yang artinya mereka merawat dan menjaga dengan baik buku-buku tersebut untuk
adek-adek kelas mereka yang kedepannya pasti membutuhkan buku tersebut.
Sehingga apabila buku-buku perpustakaan terawat dengan baik dan tidak mudah
rusak tentu saja manfaatnya dapan dirasakan turun temurun oleh angkatan pelajar
yang bersekolah. Dengan demikian diharapkan kerjasama yang lebih terdahadap
pengunjung perpustakaan sehingga perpustakaam menjadi terawat fasilitasnya,
terjaga buku-bukunya dan sarana yang nyaman untuk kegiatan, serta terfasilitasi
dengan baik.
Sebagai
pengunjung perpustakaan tidak perlu khawatir dan bingung bagaimana kita harus
melakukan kerjasama dengan perpustakaan. Cukup jalani saja sesuai dengan aturan
yang berlaku. Selama pengunjung perpustakaan tidak menyimpang berlaku
sewajarnya sudah cukup merupakan kerjasama terhadap kenyamanan perpustakaan.
Kemudian berkaitan dengan peminjaman buku, kita tidak perlu takut untuk
meminjam buku karena apabila buku rusak pasti kita mendapatkan sanksi tertentu.
Sebagai siswa-siswi yang berpendidikan tentu saja mudah apabila hanya merawat
sebuah buku. Kalian secara tidak langsung telah diberikan kepercayaan terhadap
pihak perpustakaan bahwa kalian dapat mentaati aturan tersebut. Karena secara
tidak langsung selama bertindak sewajarnya pasti dapat menjalankan aturan yang
cukup mudah tersebut. Hal ini tidak perlu menjadi alasan untuk tidak
memanfaatkan perpustakaan sebagai wadah ilmu yang perlu kita gali.
Apabila
kita sedang membayangkan perpustakaan yang dipenuhi dengan buku-buku, setebal
apa yang pernah kita baca di perpustakaan? Nah, perlu kamu ketahui dengan
segudang buku yang ada di perpustakaan tersebut, segudang pula ilmu yang termuat
disana. Coba kamu mencari dari sisi kesenanganmu bagaimana cara kita menemukan
kenyamanan bila datang di perpustakaan yang terfasilitasi dengan baik. Mengapa
kita tidak mau memanfaatkan perpustakaan sebagi sumber ilmu maupun dasar teori
untuk kita? Begitu banyak informasi yang belum kita dapatkan dari buku-buku
yang ada di perpustakaan. Mengapa kita rela saja dengan waktu yang terbuang
untuk tidak menambah ilmu walau hanya beberapa menit saja? Padahal justru di
perpustakaan kita tidak perlu mengeluarkan uang untuk mendapatkan ilmu yang
kita gali disitu. Mumpung masih muda maka carilah ilmu sebanyak banyaknya.
Perpustakaan yang akan menjembatani kita dalam mencari informasi dan
pengetahuan.
Tak
hanya materi-materi sekolah bahkan ada pula buku-buku keterampilan yang
bermanfaat bagi kita. Seperti buku kerajinan, buku cara-cara membuat sesuatu
dan masih banyak lagi. Itu bisa saja kita pergunakan untuk menambah
keterampilan kita. Hasil keterampilan bisa dibuat untuk kado, hiasan, sebagai
alat atau bahkan hasil karya kita bisa dijual sehingga kita dapat pemasukan
dengan hasil karya sendiri yang telah kita jual, dan pastinya kita merasa puas
dengan penghasilan yang kita dapatkan sendiri. Dari hasil karya yang
dikembangkan sehingga dapat menambah penghasilan misalnya pemasukan dari setiap
jualan dapat menambah uang saku sekolah.
Menguntungkan
sekali selain kita mendapatkan ilmunya tapi ternyata kita juga dapat membuka
lapangan kerja, meskipun berawal dari usaha kecil-kecilan namun itu semua
merupakan salah satu hasil dari apa yang kita pelajari, kita gali ilmunya dari
buku-buku perpustakaan. Meskipun terkadang buku-buku tersebut ditata pada
rak-rak yang kurang menarik tapi kita belum tau dibalik rak-rak yang tertata
berbagai buku-buku tersebut, ternyata terdapat ilmu yang bermanfaat dan dapat
menghasilkan suatu karya cipta sendiri. Sehingga apa salahnya bila kita coba
mempelajari berbagai hal yang belum kita ketahui dengan cara membaca buku di
perpustakaan.
Sumber-sumber
yang ada di perpustakaan sangat membantu selain untuk mengerjakan tugas dan
pekerjaan rumah yaitu mencari sumber referensi. Nah ini sangat membantu sekali
untuk mencari sumber-sumber tersebut karena sudah pasti tersedia berbagai buku
di perpustakaan. Tak hanya itu, ketika kita membuat laporan pengamatan, laporan
praktikum dan sejenisnya kita dapat mengerjakan di perpustakaan karena,
pastinya kita langsung dapat membaca buku yang tersedia. Tapi bila kita
mengerjakan di rumah mungkin kita sedikit kesulitan mencari dasar teori laporan
atau hal yang dibutuhkan, karena sedikit sumber yang menjadi dasar teori ketika
kita membuat tugas mungkin hanya cukup menggunakan internet yang simpel untuk
menyelesaikannya.
Dapat
dikatakan bahwa fungsi perpustakaan tidak hanya tempat meletakkan buku dalam
sejumlah rak, tapi perpustakaan juga digunakan sebagi tempat untuk mengerjakan
tugas atau bahkan tempat diskusi. Karena perpustakaan merupakan tempat yang
nyaman dan tenang, sehingga bisa juga sebagai tempat untuk bertukar pikiran
sesama pengunjung, misalnya seorang pengunjung A membaca buku sejarah dan pengunjung
B membaca buku geografi. Mereka dapat bertukar pikiran dengan mengobrol dan
membahas apa yang dibaca masing-masing pengunjung. Sehingga pengunjung satu
dengan yang lainnya mendapatkan ilmu tidak hanya satu tapi juga dari hasil sharing mereka.
Ada
beberapa sekolah yang menerapkan mekanisme membaca buku dengan manenambah
wawasan di perpustakaan menggunakan sistem online. Ruang perpustakaan tersebut
difasilitasi dengan komputer dan jaringan koneksi internet. Jadi setiap
pengunjung dapat menggunakan fasilitas tersebut untuk menambah wawasan dan
informasi. Dengan demikian pengetahuan akan lebih luas dan mudah kita dapatkan
melalui perpustakaan daripada harus di warung internet yang memerlukan cukup
biaya karena di perpustakaan tidak memerlukan biaya sehingga sangat mudah untuk
kita jangkau.
Seiring
perkembangan teknologi yang canggih maka perpustakaan juga terdapat fasilitas
membaca buku menggunakan sistem online. Maka tidak ada alasan apabila fasilitas
kurang canggih bagi siswa-siswi untuk menambah informasi melalui perpustakaan.
Sudah jamannya kita harus membaca buku untuk mencari informasi. Justru apabila
kita kurang informasi biasanya kita sering disebut orang yang kurang update. Tidak
perlu khawatir karena di perpustakaan menyediakan variatif buku bacaan seperti
koran, tabloit, majalah-majalah untuk menambah informasi, cerita-cerita rakyat,
novel untuk menambah kosa kata bahasa, sehingga kita kaya akan bahasa.
Adanya
ketersediakan berbagai buku bacaan maupun ensiklopedia dan referensi kita dapat
mempelajarinya atau membaca dengan mudah. Kita dapat meminjam buku di
perpustakaan atau hanya sekedar membaca buku di perpustakaan. Oleh karena itu
telah diatur mekanisme peminjaman buku perpustakaan. Perpustakaan memberikan
pelayanan yang sangat praktis dan mudah. Telah disediakan kartu perpustakaan
untuk mempermudah kita ketika meminjam buku di perpustakaan. Hanya dengan
mencari kartu perpustakaan di loker. Loker tersebut memang sengaja disediakan
oleh pihak perpustakaan untuk menyimpan kartu keanggotaan perpustakaan.
Disetiap loker diberikan telah dikelompokkan tiap-tiap kelas untuk membedakan
kepemilikan kartu perpustakaan. Setelah
menemukan kartu tersebut langsung saja diserahkan oleh petugas perpustakaan
kemudian untuk dicatat buku apa yang dipinjam, nomor buku, tanggal pengembalian
dan paraf petugas. Setelah itu petugas tinggal memasukkan data peminjaman buku
kita ke komputer. Cukup demikianlah mekanisme peminjaman buku di perpustakaan.
Tentu saja sangat mudah dan praktis.
Sudah
bukan jamannya lagi apabila seorang pelajar jaman modern ini belum tau
bagaimana caranya memanfaatkan perpustakaan yang ada di sekolah masing-masing.
Sungguh merugi jika kita tidak memanfaatkan fasilitas yang disediakan sekolah
untuk memenuhi kebutuhan perpustakaan. Karena kebutuhan perputakaan seblumnya
adalah memenuhi kebutuhan kita sebagai siswa-siswi untuk membaca dan menambah
pengetahuan kita. Mengembangkan keterampilan membaca, berbahasa, dan berbagai
ilmu yang bermanfaat dengan mudah dan telah tersedia. Tidak ada alasan lagi
tentang kualitas perpustakaan. Perpustakaan sekolah tentunya sudah berupaya
untuk memenuhi berbagai jenis buku yang akan kita baca maupun kita pelajari.
Pada jam istirahat sekolah sebaiknya kita dapat menyisihkan waktu walaupun
hanya 7 menit untuk datang ke perpustakaan. Tak akan rugi dan tidak usah
khawatir untuk waktu 7 menit tersebut akan terbuang behitu saja. Karena justru
akan kita warnai dengan variasinya buku bacaan yang akan kita cerna didalam
otak kita yang mudah menerima sebuah materi.
Demikianlah
ternyata hanya sebuah rak-rak yang berisi tataan buku itu banyak mengandung
arti yang berarti dalam menambah wawasan kita. Cukup waktu, niat, konsekuen
dalam menaati peraturan yang ada. Banyak sekali fungsi perpustakaan sehingga
kita dapat mudah menggunakannya dengan keperluan tertentu. Sebagai pelajar
tentunya tidak mau kalah ilmu terhadap perkembangan moderenisasi. Kita dapat
beradaptasi dengan kondisi tersebut termasuk globalisasi dengan menyetarakan
informasi yang harus kita miliki. Jadi sebenarnya apabila kita artikan yang
lebih mendalam, justru perpustakaanlah yang akan mendorong, memfasilitasi,
membantu dan menyedikan ilmu yang kita butuhkan. Jangan lelah membaca buku
karena itu akan menutup sumber ilmu diri sendiri, tetapi tetap semangatlah
dalam mencari-cari informasi baru termasuk perkembangan negara kita sendiri
sudah sampai mana. Agar kita tidak ketinggalan informasi dan pengetahuan demi
menjadikan diri kita sebagai seorang pelajar yang berkualiatas.
sekian ya.. sahabat situs.. hehe.. mintak komentar dan masukan yang membangun,, terimkasih..
Senin, 15 Februari 2016
assalamu'alaikum .... ^^
JARINGAN KOMPUTER CHAPTER 3. bismillah.. semoga lulus..
do' akan yaaa friendssss........ :)
A technician is troubleshooting a PC that will not boot. When the PC is powered on, it emits a series of beeps and indicates that the BIOS settings have changed and need to be reconfigured. The technician reconfigures the BIOS settings, saves them, and the computer boots. Later when the PC is powered off and back on again, the same error message appears, and all the BIOS changes are gone. What should the technician do to fix the problem? Replace the CMOS battery.
What type of connector would be used to supply power to an PATA optical drive?Molex
What is the best way to apply thermal compound when reseating a CPU? Clean the CPU and the base of the heat sink with isopropyl alcohol before applying the thermal compound.
A technician has assembled a new computer and must now configure the BIOS. At which point must a key be pressed to start the BIOS setup program?during the POST
A technician has just finished assembling a new computer. When the computer is powered up for the first time, the POST discovers a video subsystem problem. How does the POST indicate the error?by issuing a number of beeps
What is an important step when installing a second PATA hard drive in a computer?Ensure that pin one of the PATA data cable is correctly aligned with the connector.
A technician is assembling a new computer. Which two components are often easier to install before mounting the motherboard in the case? (Choose two.) CPU dan memory
Where is the saved BIOS configuration data stored?CMOS
Which statement describes the purpose of an I/O connector plate?It makes the I/O ports of the motherboard available for connection in a variety of computer cases.
What are two examples of settings that can be changed in the CMOS settings? (Choose two.) enabling and disabling devices dan boot order
A technician discovers that the PS/2 mouse port is not working. The technician has several replacement mouse models available. What input port will the technician use to install the replacement mouse?USB
What are three important considerations when installing a CPU on a motherboard? (Choose three.)
Antistatic precautions are taken.
The CPU heat sink and fan assembly are correctly installed.
The CPU is correctly aligned and placed in the socket.
A technician has been asked to install a second optical drive in a computer. The technician will need to configure the drive as slave. How can the technician accomplish this desired configuration?Use jumpers on the drive to configure the drive as slave.
udah dulu ya :) wassalamu' alaikum.... ^^
JARINGAN KOMPUTER CHAPTER 3. bismillah.. semoga lulus..
do' akan yaaa friendssss........ :)
A technician is troubleshooting a PC that will not boot. When the PC is powered on, it emits a series of beeps and indicates that the BIOS settings have changed and need to be reconfigured. The technician reconfigures the BIOS settings, saves them, and the computer boots. Later when the PC is powered off and back on again, the same error message appears, and all the BIOS changes are gone. What should the technician do to fix the problem? Replace the CMOS battery.
What type of connector would be used to supply power to an PATA optical drive?Molex
What is the best way to apply thermal compound when reseating a CPU? Clean the CPU and the base of the heat sink with isopropyl alcohol before applying the thermal compound.
A technician has assembled a new computer and must now configure the BIOS. At which point must a key be pressed to start the BIOS setup program?during the POST
A technician has just finished assembling a new computer. When the computer is powered up for the first time, the POST discovers a video subsystem problem. How does the POST indicate the error?by issuing a number of beeps
What is an important step when installing a second PATA hard drive in a computer?Ensure that pin one of the PATA data cable is correctly aligned with the connector.
A technician is assembling a new computer. Which two components are often easier to install before mounting the motherboard in the case? (Choose two.) CPU dan memory
Where is the saved BIOS configuration data stored?CMOS
Which statement describes the purpose of an I/O connector plate?It makes the I/O ports of the motherboard available for connection in a variety of computer cases.
What are two examples of settings that can be changed in the CMOS settings? (Choose two.) enabling and disabling devices dan boot order
A technician discovers that the PS/2 mouse port is not working. The technician has several replacement mouse models available. What input port will the technician use to install the replacement mouse?USB
What are three important considerations when installing a CPU on a motherboard? (Choose three.)
Antistatic precautions are taken.
The CPU heat sink and fan assembly are correctly installed.
The CPU is correctly aligned and placed in the socket.
A technician has been asked to install a second optical drive in a computer. The technician will need to configure the drive as slave. How can the technician accomplish this desired configuration?Use jumpers on the drive to configure the drive as slave.
udah dulu ya :) wassalamu' alaikum.... ^^
Kamis, 11 Februari 2016
Assalamu'alaikum ^ ^
Ahahahaha...... :D sorry yaaa maap sebelumnyaa....
permisi nih Pussitus mau berbagi ilmu tentang pemanfaatan buah salak hehe,, ini nihhh tugas bahasa indonesia pas kelas X wkwk... nahhh looo... ternyata buah salak tidak hanya langsung dimakan tapi juga bisa dibuat kreasi nih... dengan dibumbui cita rasa yang variatif.. wkwk.. sebenernya ini dapet ilmu kayak gini setelah berkunjung di rumah saudara sihhh.. di Turi, Sleman deket kaliurang tuh lho... aku lupa nama alamat lengkapnya haha... yaaa pokoknya situlah wkwk.. selamat menikmati tulisanku... yokk cobaa.... semoga bermanfaat yahhhh
Muliana
Puspita Sari
X MIA 3 /
18
Teks
prosedur kompleks bahasa indonesia
PEMBUATAN
BAKWAN SALAK
A.
Tujuan
Agar masyarakat lebih bervariatif cara
memanfaatkan buah salak selain bisa dimakan secara langsung. Apakah banyak
orang yang malas mengkonsumsi salak? Orang-orang sekitar yang malas bila makan
buah salak namun kali ini salak bisa dijadikan gorengan yang lebih menarik dan
rasanya pun tidak kalah pula dari pisang goreng sehingga masyarakat lebih
senang memakan buah salak dan tidak merasa malas lagi mengkonsumsi buah salak
secara alami.
B.
Alat-alat
-
Pisau
-
wadah/baskom
2
-
wajan
-
serok
goreng
-
spatula
(sendok sayur)
-
centong
C. Bahan-bahan
-
Buah
salak sesuai keinginan
-
Minyak
goreng secukupnya
-
Tepung
secukupnya
-
Air
putih
-
Gula
pasir
-
Garam
D. Langkah-langkah
1.
Kupas
seluruh buah salak yang ingin dimasak dari kulitnya
2.
Pisahkan
biji salak dengan daging salak
3.
Potong
daging salak agak besar kira kira 1 butir daging salak dipotong menjadi 3
bagian memanjang agar jika dimasak tidak meleleh
4.
Cuci
daging-daging salak agar bersih dari rambut-rambut yang ada pada kulit salak
5.
Mulailah
membuat adonan tepung
6.
Tuang
tepung secukupnya pada wadah kemudian tuang air sedikit aduk tepung
7.
Pastikan
adonan tidak terlalu encer
8.
Masukan
gula 1-3 sendok makan atau secukupnya pada adonan tepung
9.
Masukkan
garam kurang lebih 1 sendok makan
10. Aduk kembali adonan tersebut hingga merata
11. Masukkan
seluruh daging salak yang telah diiris memanjang tadi
12. Aduk jadi
satu dengan adonan yang telah dibuat
13. Siapkan
wajan dan tuangkan minyak goreng pada wajan setelah itu panasi minyak goreng
tersebut dengan api sedang
14. Setelah
minyak goreng telah panas mulailah menggoreng
15. Ambilah
dengan sendok es batu/centong sedikit demi sedikit atau sesuai ukuran selera
selanjutnya letakkan pada minyak goreng yang telah panas
16. Goreng
hingga warna menjadi agak coklat jika sudah agak coklat
17. Balik
bagian yang sudah coklat dengan spatula
18. Jika sudah
matang angkat dengan serok, angin-anginkan agar minyak meneter lalu letakkan
pada piring
19. Dan jadilah
gorengan bakwan salak yang siap di nikmati J
E. Konjungsi
temporal : lalu, kemudian, setelah, selanjutnya
F. Verba
material : mengkonsumsi, memakan
G. Kalimat
imperatif : mulailah, ambilah, letakkan
H. Kalimat
deklaratif : kali ini salak bisa dijadikan gorengan yang lebih menarik dan
rasanya pun tidak kalah pula dari pisang goreng
I. Kalimat
introgatif : Apakah banyak orang yang malas mengkonsumsi salak?
SEKIAANNNN.... yahh kalau ada yang kurang jelas silahkannn bertanyaaa hehe insyaallah bermanfaatt yahhhhh amiinn... sukses yaa..
Wassalamu'alaikum ^ ^










